Dalam operasional restoran atau café, tidak ada hal yang lebih sering terjadi selain pelanggan yang pesan sedikit dulu, lalu tambah pesanan berkali-kali. Ini pola natural di dunia F&B, terutama untuk dine-in. Kalau POS-mu tidak siap menghadapi kebiasaan ini, operasional mudah sekali berantakan: nota bisa dobel, pesanan salah meja, tagihan tidak lengkap, dan ujung-ujungnya pelanggan komplain.
Untuk itulah sistem open bill hadir sebagai solusi.
Di artikel ini, kamu akan belajar:
- Apa itu open bill
- Contoh pengaplikasian open bill di bisnis F&B
- Perbedaan open bill dengan jenis bill lainnya (closed bill, quick bill, dan hold bill)
- Kenapa sistem POS modern seperti POSe sangat penting untuk memaksimalkan fitur ini
Yuk langsung masuk ke pembahasan.
Apa Itu Open Bill?
Open bill adalah sistem pencatatan pesanan yang memungkinkan tagihan pelanggan tetap “terbuka” sehingga server dapat menambah atau mengubah pesanan kapan saja, sampai pelanggan selesai dan melakukan pembayaran.
Ini adalah sistem yang paling umum dipakai di:
- Restoran dine-in
- Coffee shop
- Bar & lounge
- Resto keluarga
- All-you-can-eat
- Co-working space dengan pemesanan berulang
Konsepnya sederhana:
“Bill-nya jangan tutup dulu, masih bisa nambah pesanan.”
Selama tagihan masih terbuka, server bebas menambah item, edit kuantitas, atau mencatat permintaan khusus.
Contoh Penggunaan Open Bill dalam Operasional F&B
Berikut beberapa skenario nyata di lapangan:
Contoh 1 — Café: Pesanan Bertahap
- Pelanggan datang ke Meja B3
- Pesan awal: Iced Latte
- 15 menit kemudian tambah: Croissant
- 20 menit kemudian: pesan Hot Chocolate
- Ingin pindah ke meja luar
- Selesai → bayar dan bill ditutup
Ini adalah contoh open bill paling umum.
Contoh 2 — Restoran Keluarga: Banyak Pesanan & Split Bill
- Pesan 6 menu awal
- Anak-anak tambah dessert
- Ayah pesan minuman ekstra
- Di akhir, mereka minta split bill antara anak & orang tua
Selama tagihan terbuka, semua proses ini bisa dilakukan tanpa mengulang pesanan.
Contoh 3 — Bar/Lounge: Order Minuman Terus-Menerus
Di bar, pelanggan biasa pesan minuman satu-satu.
Tanpa open bill, server harus membuat transaksi baru untuk setiap gelas — membuang waktu dan memperlambat layanan.
Perbedaan Open Bill dengan Jenis Bill Lainnya
Agar semakin jelas, berikut perbandingan lengkap open bill dengan sistem bill lain yang sering dipakai di POS.
1. Open Bill vs Closed Bill
| Aspek | Open Bill | Close Bill |
| Status Tagihan | Tetap terbuka sampai pelanggan selesai | Tagihan langsung ditutup setelah transaksi |
| Menambah Item | Bisa | Tidak bisa |
| Cocok untuk Situasi | Dine-in | Take-away, grab and go |
| Fleksibilitas | Sangat Fleksibel | Sangat Terbatas |
Closed bill biasanya digunakan untuk pembelian cepat seperti:
- Beli kopi takeaway
- Beli snack
- Pemesanan kasir langsung
- Pembayaran di kasir minimarket
Kalau pesanan sudah selesai, transaksi langsung ditutup.
2. Open Bill vs Quick Bill (Fast Checkout)
| Aspek | Open Bill | Close Bill |
| Proses | Tetap terbuka sampai pelanggan selesai | Tagihan langsung ditutup setelah transaksi |
| Waktu Transaksi | Bisa | Tidak bisa |
| Cocok untuk Situasi | Dine-in | Take-away, grab and go |
Quick bill cocok untuk bisnis yang fokus pada kecepatan transaksi, terutama di jam ramai.
3. Open Bill vs Hold Bill
| Aspek | Open Bill | Close Bill |
| Fungsi Utama | Pesanan bertahap di meja | Menunda transaksi yang sudah diinput |
| Perubahan Tagihan | Bisa tambah item & edit | Umumnya tidak untuk dine-in, hanya ditahan |
| Contoh Penggunaan | Restoran | Kasir sedang sibuk dan ingin simpan transaksi sejenak |
Hold bill biasanya dipakai saat kasir sedang mengurus pelanggan lain.
Kenapa Open Bill Penting untuk Bisnis F&B Modern?
Karena pelanggan Indonesia punya pola pesanan bertahap:
- Suka pesan minum dulu
- Baru cari makanan
- Lalu pesan dessert
- Tiba-tiba pindah meja
- Lalu split bill saat pembayaran
Jika POS tidak punya open bill yang cepat & mudah, server akan kewalahan, terutama server pemula.
Beberapa keuntungan Open Bill:
- Operasional lebih teratur
- Pesanan tidak tercecer
- Tagihan tidak salah
- Tidak perlu re-input dari awal
- Pelayanan jauh lebih cepat
- Minim human error
Karena Itu, Gunakan POS yang Didukung Open Bill yang Kuat: POSe
Jika kamu ingin sistem POS yang:
- Bisa open bill dengan cepat
- Tambah item tanpa loading lama
- Split bill tanpa repot
- Pindah meja dengan sekali tap
- Cocok untuk bisnis pemula yang server-nya masih baru belajar
- Hemat biaya & mudah dipakai sehari-hari
POSe adalah pilihan paling tepat untuk bisnis F&B modern.
Dengan POSe, alur seperti:
- pelanggan pesan bertahap
- ingin split bill
- ingin pindah meja
- tambah order 3–4 kali
bisa dilakukan tanpa error dan tanpa memperlambat pelayanan.
Kunjungi website: pose.co.id
Lihat demo & tips operasional: Instagram @pakaipose
Download POSe – Kasir & POS Digital di Play Store

