Masih bingung soal ide jualan ramadhan tahun ini? Jangan sampai terlewat momentum ini! Bulan Ramadhan selalu menjadi momentum penting bagi pelaku usaha di berbagai sektor. Sebagai negara dengan mayoritas Muslim, di Indonesia, momentum Ramadhan menjadi waktu berubahnya pola makan dan konsumsi masyarakat.
Selain itu, meningkatnya kebutuhan harian (terutama di awal dan akhir Ramadhan), terutama tradisi seperti buka bersama (bukber), munggahan, ngabuburit, berbagi ta’jil, sahur on-the-road, bagi-bagi THR (tunjangan hari raya), hingga belanja peralatan sholat dan baju baru untuk Idul Fitri, membuat permintaan pasar ikut melonjak di momen penuh berkah ini. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak pebisnis mulai mencari ide jualan Ramadhan yang relevan, mudah dijalankan, dan memiliki peluang keuntungan tinggi.
Melalui artikel ini, Anda akan menemukan berbagai ide jualan Ramadhan yang dapat dijadikan inspirasi usaha, lengkap dengan tips pengelolaannya agar penjualan lebih optimal. Melalui strategi yang tepat, Ramadhan bisa menjadi momen terbaik untuk meningkatkan omzet sekaligus memperluas pasar.
Ide Jualan Ramadhan Paling Diminati Konsumen
Berikut 50 ide bisnis Ramadhan yang realistis yang telah dikelompokkan, mudah dijalankan, dan punya potensi laris manis.
1. Takjil Kekinian
Takjil selalu menjadi primadona saat Ramadhan karena dibeli untuk kebutuhan langsung menjelang berbuka puasa. Pola belinya cenderung spontan, volumenya tinggi, dan terjadi dalam waktu singkat setiap hari. Meskipun ragam produk takjil yang sangat banyak membuat peluang omzet besar, tetapi juga menuntut pengelolaan stok dan transaksi yang rapi agar bahan tidak terbuang dan antrean tetap lancar.
Contoh Produk Takjil Kekinian:
- Es buah, es campur, es blewah
- Es kopi susu, es cokelat, es matcha
- Gorengan, seperti: bakwan, risoles, pastel, tahu isi
- Kolak pisang, kolak ubi, bubur sumsum
- Dessert box, puding cup, cake potong
Tips Kelola Stok & Transaksi
Sebaiknya, gunakan pencatatan penjualan digital agar kamu tahu menu mana yang paling laku dan stok bahan bisa dikontrol setiap hari.
2. Frozen Food untuk Sahur & Buka
Kenapa Banyak Dicari? Alasan frozen food diminati selama Ramadhan adalah karena menawarkan kepraktisan untuk sahur dan berbuka, terutama bagi keluarga sibuk. Produk biasanya memiliki banyak varian dan stok tersimpan lama, sehingga pengelolaan jumlah produksi dan penjualan perlu dicatat dengan baik agar tidak menumpuk atau kehabisan saat permintaan tinggi.
Contoh Produk Frozen Food untuk Sahur & Buka
- Dimsum ayam, udang, rumput laut
- Nugget ayam homemade
- Risoles frozen, pastel frozen
- Ayam ungkep, ayam bumbu kuning
- Rendang frozen, semur frozen
Tips Promosi
Gunakan media sosial dan spanduk menarik untuk promosikan bisnismu. Pastikan visual dan kata-kata yang digunakan menarik dan unik agar produkmu diingat dan direkomendasikan oleh para pembeli.
3. Katering Sahur Harian
Kenapa menjanjikan? Layanan katering sahur banyak dicari oleh pekerja, anak kos, dan keluarga yang ingin praktis selama Ramadhan. Bisnis ini mengandalkan konsistensi jumlah pesanan harian, sehingga pencatatan pesanan, jadwal, dan pembayaran menjadi krusial agar operasional tetap lancar.
Contoh Menu Katering Sahur Harian
- Nasi ayam goreng, nasi ayam balado
- Nasi telur sambal, nasi ikan fillet
- Sayur tumis, sup sederhana
- Paket sahur hemat mingguan

4. Hampers & Parcel Ramadhan
Kenapa selalu laku? Budaya berbagi selama Ramadhan membuat permintaan hampers meningkat, baik untuk keluarga, relasi, maupun keperluan kantor. Karena satu paket terdiri dari banyak item berbeda, bisnis ini membutuhkan pencatatan stok yang rapi agar setiap pesanan terpenuhi dengan tepat.
Isi Hampers Populer
- Kurma premium dan kurma lokal
- Kue kering berbagai rasa
- Teh, kopi, atau minuman botolan
- Sajadah, mukena, tasbih
- Produk UMKM lokal
Tips Manajemen
Catat setiap paket yang terjual agar komponen stok tidak tercampur.
5. Kue Kering & Dessert Lebaran
Kenapa Permintaannya Tinggi? Menjelang Idul Fitri, kue kering dan dessert menjadi kebutuhan hampir di setiap rumah. Banyaknya varian rasa dan ukuran kemasan membuat bisnis ini berpotensi besar, namun perlu perencanaan produksi dan pencatatan pesanan yang rapi agar tidak salah jumlah.
Contoh Produk Kue Kering & Dessert Lebaran
- Nastar, kastengel, putri salju
- Sagu keju, lidah kucing
- Brownies, cookies cokelat
- Dessert cup dan cake Lebaran
Strategi Produksi
Buka PO sejak awal Ramadhan dan sesuaikan produksi dengan pesanan.
6. Busana Muslim & Perlengkapan Ibadah
Kenapa Banyak Dicari? Ramadhan dan Lebaran identik dengan pembelian baju baru dan perlengkapan ibadah. Produk ini biasanya memiliki banyak ukuran, warna, dan model, sehingga pencatatan stok menjadi penting agar tidak terjadi kesalahan pengiriman.
Contoh Produk Busana Muslim & Perlengkapan Ibadah
- Gamis, tunik, koko, sarung
- Hijab polos dan motif
- Mukena, sajadah, peci
- Tas perlengkapan ibadah
Tips Tambahan
Pastikan foto produk dan ukuran jelas untuk mengurangi retur.
7. Jualan Kurma & Produk Sunnah
Kenapa Selalu Relevan?
Kurma dan produk sunnah identik dengan bulan Ramadhan dan dikonsumsi hampir setiap hari. Varian jenis dan kemasan yang beragam membuat bisnis ini cocok untuk skala kecil hingga besar, asalkan stok dan transaksi tercatat rapi.
Produk Pilihan Kurma & Produk Sunnah
- Kurma ajwa, medjool, tunisia
- Kurma kemasan kecil dan besar
- Madu murni, madu herbal
- Habbatussauda, minyak zaitun
Strategi Penjualan
Tawarkan paket bundling agar nilai transaksi meningkat.
8. Minuman Siap Minum (RTD)
Kenapa Cepat Laku? Minuman dingin sangat diminati saat puasa karena menyegarkan dan praktis. Bisnis ini biasanya menghadapi antrian panjang dan transaksi cepat dalam waktu singkat, sehingga sistem pembayaran non-tunai sangat membantu kelancaran penjualan.
Contoh Produk Siap Minum (Ready-to-Drink)
- Es teh jumbo, es lemon tea
- Jus buah botolan
- Infused water
- Es cokelat dan es matcha
Tips Pembayaran
Gunakan QRIS agar antrean lebih cepat saat jam ramai.
9. Jasa Masak & Pre-Order Menu Spesial
Kenapa Banyak Peminat? Menu khas Ramadhan dan Lebaran sering membuat orang memilih membeli daripada memasak sendiri. Sistem pre-order membantu mengontrol produksi, tetapi tetap perlu pencatatan pesanan dan pembayaran yang jelas.
Contoh Menu Jasa Masak & Pre-Order
- Opor ayam, rendang
- Semur daging, sambal goreng
- Lauk Lebaran siap saji
Sistem Penjualan
Gunakan sistem pre-order untuk menghindari sisa produksi. Pastikan deadline PO dan pembayaran jelas.
10. Jasa Titip (Jastip) & Reseller Produk Lebaran
Kenapa Jastip & Reseller Cocok untuk Pemula?
Bisnis jastip dan reseller cocok untuk yang ingin memulai usaha dengan modal minim. Tantangannya ada pada pencatatan pesanan dan pembayaran agar tidak tertukar, terutama saat pesanan menumpuk menjelang Lebaran.
Contoh Produk Jastip & Reseller
- Kue kering viral
- Baju muslim dan hijab
- Parcel dan perlengkapan Lebaran
Produk yang Bisa Dijual Jastip & Reseller Ramadhan
Kue viral, baju muslim, perlengkapan Lebaran. Catat pesanan dan pembayaran agar tidak tertukar.
Mengapa Ide Jualan Ramadhan Sangat Menjanjikan?
Ramadhan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga periode dengan aktivitas ekonomi yang sangat dinamis. Kebutuhan makanan berbuka, sahur, hingga persiapan Hari Raya Idulfitri menciptakan peluang besar bagi pelaku usaha. Oleh karena itu, memilih ide jualan Ramadhan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen menjadi langkah krusial.
Selain itu, konsumen cenderung lebih terbuka terhadap produk baru selama Ramadhan, terutama yang menawarkan kemudahan, kepraktisan, dan nilai tambah. Hal ini menjadikan ide jualan Ramadhan sebagai peluang bisnis yang patut dimanfaatkan secara maksimal.
Tips Agar Jualan Ramadhan Tetap Untung
- Catat semua transaksi harian
- Pisahkan uang pribadi dan uang usaha
- Gunakan pembayaran non-tunai agar transaksi cepat
- Pantau stok dan produk terlaris setiap hari
Ramadhan membawa lonjakan transaksi yang signifikan bagi UMKM. Tanpa pencatatan yang rapi, bisnis bisa kewalahan meski pembeli ramai.
Dengan POSe, pelaku usaha dapat mencatat penjualan otomatis, memantau stok produk yang banyak, dan menerima pembayaran QRIS tanpa ribet, semua dari satu aplikasi.
Mulai dari ide bisnis yang tepat, kelola dengan sistem yang rapi, dan manfaatkan momentum Ramadhan untuk tumbuh lebih cepat.

