pose.co.id

Over 10 years we helping companies reach their financial and branding goals. Onum is a values-driven SEO agency dedicated.

CONTACTS
Business

Open Bill Adalah: Penjelasan, Contoh, dan Perbedaan Jenis Bill Lainnya

Pemuda sedang menghitung open bill di restoran

Dalam operasional restoran atau café, tidak ada hal yang lebih sering terjadi selain pelanggan yang pesan sedikit dulu, lalu tambah pesanan berkali-kali. Ini pola natural di dunia F&B, terutama untuk dine-in. Kalau POS-mu tidak siap menghadapi kebiasaan ini, operasional mudah sekali berantakan: nota bisa dobel, pesanan salah meja, tagihan tidak lengkap, dan ujung-ujungnya pelanggan komplain.

Untuk itulah sistem open bill hadir sebagai solusi.

Di artikel ini, kamu akan belajar:

  • Apa itu open bill
  • Contoh pengaplikasian open bill di bisnis F&B
  • Perbedaan open bill dengan jenis bill lainnya (closed bill, quick bill, dan hold bill)
  • Kenapa sistem POS modern seperti POSe sangat penting untuk memaksimalkan fitur ini

Yuk langsung masuk ke pembahasan.

Apa Itu Open Bill?

Open bill adalah sistem pencatatan pesanan yang memungkinkan tagihan pelanggan tetap “terbuka” sehingga server dapat menambah atau mengubah pesanan kapan saja, sampai pelanggan selesai dan melakukan pembayaran.

Ini adalah sistem yang paling umum dipakai di:

  • Restoran dine-in
  • Coffee shop
  • Bar & lounge
  • Resto keluarga
  • All-you-can-eat
  • Co-working space dengan pemesanan berulang

Konsepnya sederhana:

“Bill-nya jangan tutup dulu, masih bisa nambah pesanan.”

Selama tagihan masih terbuka, server bebas menambah item, edit kuantitas, atau mencatat permintaan khusus.

Contoh Penggunaan Open Bill dalam Operasional F&B

Berikut beberapa skenario nyata di lapangan:

Contoh 1 — Café: Pesanan Bertahap

  1. Pelanggan datang ke Meja B3
  2. Pesan awal: Iced Latte
  3. 15 menit kemudian tambah: Croissant
  4. 20 menit kemudian: pesan Hot Chocolate
  5. Ingin pindah ke meja luar
  6. Selesai → bayar dan bill ditutup

Ini adalah contoh open bill paling umum.

Contoh 2 — Restoran Keluarga: Banyak Pesanan & Split Bill

  • Pesan 6 menu awal
  • Anak-anak tambah dessert
  • Ayah pesan minuman ekstra
  • Di akhir, mereka minta split bill antara anak & orang tua

Selama tagihan terbuka, semua proses ini bisa dilakukan tanpa mengulang pesanan.

Contoh 3 — Bar/Lounge: Order Minuman Terus-Menerus

Di bar, pelanggan biasa pesan minuman satu-satu.
Tanpa open bill, server harus membuat transaksi baru untuk setiap gelas — membuang waktu dan memperlambat layanan.

Perbedaan Open Bill dengan Jenis Bill Lainnya

Agar semakin jelas, berikut perbandingan lengkap open bill dengan sistem bill lain yang sering dipakai di POS.

1. Open Bill vs Closed Bill

AspekOpen BillClose Bill
Status TagihanTetap terbuka sampai pelanggan selesaiTagihan langsung ditutup setelah transaksi
Menambah ItemBisaTidak bisa
Cocok untuk SituasiDine-inTake-away, grab and go
FleksibilitasSangat FleksibelSangat Terbatas

Closed bill biasanya digunakan untuk pembelian cepat seperti:

  • Beli kopi takeaway
  • Beli snack
  • Pemesanan kasir langsung
  • Pembayaran di kasir minimarket

Kalau pesanan sudah selesai, transaksi langsung ditutup.

2. Open Bill vs Quick Bill (Fast Checkout)

AspekOpen BillClose Bill
ProsesTetap terbuka sampai pelanggan selesaiTagihan langsung ditutup setelah transaksi
Waktu TransaksiBisaTidak bisa
Cocok untuk SituasiDine-inTake-away, grab and go

Quick bill cocok untuk bisnis yang fokus pada kecepatan transaksi, terutama di jam ramai.

3. Open Bill vs Hold Bill

AspekOpen BillClose Bill
Fungsi UtamaPesanan bertahap di mejaMenunda transaksi yang sudah diinput
Perubahan TagihanBisa tambah item & editUmumnya tidak untuk dine-in, hanya ditahan
Contoh PenggunaanRestoranKasir sedang sibuk dan ingin simpan transaksi sejenak

Hold bill biasanya dipakai saat kasir sedang mengurus pelanggan lain.
Kenapa Open Bill Penting untuk Bisnis F&B Modern?

Karena pelanggan Indonesia punya pola pesanan bertahap:

  • Suka pesan minum dulu
  • Baru cari makanan
  • Lalu pesan dessert
  • Tiba-tiba pindah meja
  • Lalu split bill saat pembayaran

Jika POS tidak punya open bill yang cepat & mudah, server akan kewalahan, terutama server pemula.

Beberapa keuntungan Open Bill:

  • Operasional lebih teratur
  • Pesanan tidak tercecer
  • Tagihan tidak salah
  • Tidak perlu re-input dari awal
  • Pelayanan jauh lebih cepat
  • Minim human error

Karena Itu, Gunakan POS yang Didukung Open Bill yang Kuat: POSe

Jika kamu ingin sistem POS yang:

  • Bisa open bill dengan cepat
  • Tambah item tanpa loading lama
  • Split bill tanpa repot
  • Pindah meja dengan sekali tap
  • Cocok untuk bisnis pemula yang server-nya masih baru belajar
  • Hemat biaya & mudah dipakai sehari-hari

POSe adalah pilihan paling tepat untuk bisnis F&B modern.

Dengan POSe, alur seperti:

  • pelanggan pesan bertahap
  • ingin split bill
  • ingin pindah meja
  • tambah order 3–4 kali

bisa dilakukan tanpa error dan tanpa memperlambat pelayanan.

Kunjungi website: pose.co.id
Lihat demo & tips operasional: Instagram @pakaipose
Download POSe – Kasir & POS Digital
di Play Store